Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2013

mengapa

APA MODEL DESENTRALISASI YANG DIANUT DI INDONESIA SAAT IN I? K                emuakan terhadap penyelengaraan pemerintahan era orde baru telah memunculkan gerakan-gerakan perlawanan bagi elemen bangsa yang tidak puas pada kepemimpinan Soeharto dan para kroninya. Tak ayal, hal ini memicu tumbuhnya bibit-bibt perubahan menuju arah good governance seperti yang diimpikan jauh hari. Masih hangat dalam ingatan kita, peristiwa Mei 1998, runtuhnya rezim orde baru yang ditandai dengan demonstrasi besar-besaran yang dipelopori oleh macan-macan kampus .   Movement student kemudian berubah menjadi gerakan movement social   telah berhasil melahirkan opini-opini strategis dikalangan masyarakat umum untuk turut andil dalam mendukung reformasi kala itu. Kehadiran reformasi seakan menjadi angin syurgawi bagi kaum-kaum yang merasa dikucilkan selama orde baru berkuasa. Perubahan terhadap penyelenggaraan...

otonomi setengah hati

Dalam tahapan perjuangan memasuki era pembangunan yang gagap gempita ini, nilai-nilai dasar manusia yang luhur, juga banyak kemudian yang terpaksa atau ikut berubah.di sana-sini kita temukan kepalsuan yang semakin berkembang. ada senyum yang penuh keprasangkaan... pamrih, kemunafikan dan keanifan berpesta pora. sementara ketulusan, keihklasan, juga kepolosan jadi tersisih ke sudut-sudut yang sepih negeri ini.... ukuran-ukuran kewajaran ikut bergeser, dan setiap kali menemui ukuran kewajaran baru, bersamaan dengan itu kita akan menangis,arena itulah kewajaran. untuk itulah kita semua menerimanya sebagai kewajaran. ibu pertiwi meratap sedih, melihat anak negeri ini banyak berubah. nilai-nilai kehidupan bergeser dan membuat ukuran-ukuran menjadi kaca. cerdik semakin dekat dengan licik. dan jujur semakin dekat dengan bodoh . Yudohusodo, dalam Nihin, 1999:3 J. Kaloh dalam bukunya (mencari bentuk otonomi, hal, 21) menggambarkan, ungkapan ini merupakan refleksi dari pandangan umum yang meni...

reform...

reformasi tak disiapkan sistem yang kuat. gaung penggulingan orde baru telah berhasil. namun menyisahkan pedih yang dalam, luka lama seakan datang kembali. kkn yang identik dengan orba kini berpindah dan menjalar hampir disetiap daerah. tidaklah mengherankan muncul kelompk2 sinis yang sdah tidk percya dengan keampuhan reformasi. lahirnya reformasi sepintas hnyanya perubahan nama saja yg seblumnya orde baru, tak ada perubahan yang berarti. emang ada, kalaupun bersikukuh dengan pelksanan azas otonomi yng ktnay lebih demokratis, itu pu jika mengesampingkan ribuan pelanggaran yang terjadi, mngkin juga sudah jutaan penyimpangan yag dilakukan. otonomi yng semestinya memberi ruang terbuka kepada daerah untuk mengurus rumah tangga sendiri dengan nyata dan luas, malah semakin jauh dengan nilai kesejhteraan. yang dilayani justru raja-raja kecil yang lupa daratan. menuju gerbang reformasi yang kuat tentu tidk hanya dapat disandarkan pada lahirnya uu otonomi daerah yang stiap saat ...