Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2024
Terjangan banjir dipenghujung tahun 2016 silam tidak berlebihan jika dikatakan masih menyisahkan duka dan trauma bagi masyarakat Kota Bima. Dibeberapa titik ketiggian air bahkan mencapai tiga meter. Cerita 7 tahun silam seakan membayangi kita akhir-akhir ini. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan beberapa kelurahan terdampak luapan terlebih yang bermukim disepanjang aliran sungai Padolo dan Melayu. Jika dulu musim hujan dapat kita nikmati dengan aroma bau tanah yang khas, larian anak kecil sambil bermain, tetapi kini hujan hadir dengan rasa was-was bersama kesibukan baru memantau ketinggian air lewat sosial media.  Dalam beberapa diskursus ada beberapa upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah terjadinya banjir. Pertama, pemulihan kembali lahan dan hutan, hutan harus dikembalikan fungsinya sebagai penyangga air. Kondisi lahan dan hutan kita sudah sangat memprihatinkan. Tawaran sistem pertanian terintegrasi tentu dapat menjadi satu pilihan yang rasional dimana petani selain meman...